Minggu, 06 April 2014

Sistem Perekonomian Liberal/Kapitalis



PENGERTIAN
Sistem perekonomian/tata ekonomi liberal kapitalis merupakan sistem perekonomian dimana negara memberikan kebebasan sepenuhnya kepada setiap orang untuk melakukan kegiatan ekonomi seperti memproduksi barang, menjual barang, menyalurkan barang dan lain sebagainya. Artinya, dalam perekonomian liberal kapitalis setiap warga dapat mengatur nasibnya sendiri sesuai dengan kemampuannya. Semua orang bebas bersaing dalam bisnis untuk memperoleh laba sebesar-besarnya dan bebas melakukan kompetisi untuk memenangkan setiap persaingan bebas.

CIRI-CIRI
Ciri-ciri dari sistem ekonomi liberal kapitalis antara lain :

a.    Kebebasan bagi setiap individu memiliki faktor-faktor produksi.
b.    Pemerintah tidak ikut campur tangan secara langsung dalam kegiatan ekonomi.
c.   Masyarakat terbagi menjadi dua golongan, yaitu golongan pemilik sumber daya produksi dan masyarakat pekerja (buruh).
d.    Timbul persaingan dalam masyarakat, terutama dalam mencari keuntungan.
e.     Kegiatan selalu mempertimbangkan keadaan pasar.

KEBAIKAN DAN KELEMAHAN
Kebaikan dari sistem perekonomian liberal kapitalis anatara lain :
a. Menumbuhkan inisiatif dan kreativitas individu.
b. Setiap individu memiliki sumber-sumber daya produksi secara bebas.
c. Timbul persaingan yang meningkatkan semangat setiap individu untuk maju.
d. Barang-barang yang dihasilkan berkualitas tinggi.
e. Efisiensi dan efektifitas yang tinggi.

Kelemahan dari sistem perekonomian liberal kapitalis antara lain :
a. Terjadi persaingan bebas yang tidak sehat
b. Tidak ada pemerataan pendapatan.
c. Banyak terjadinya monopoli dalam masyarakat.
d. Banyak terjadi gejolak pada perekonomian, terutama pada alokasi sumber daya.

NEGARA-NEGARA DENGAN SISTEM PEREKONOMIAN LIBERAL/KAPITALIS
Negara-negara yang menganut sistem ekonomi liberal kapitalis modern antara lain :
1)     Di benua Amerika, antara lain Amerika Serikat, Argentina, Bolivia, Brasil, Chili, Kuba, Kolombia, Ekuador, Kanada, Maksiko, Paraguay, Peru dan Venezuela.

2)      Di benua Eropa, sebagian besar menganut sistem ini antara lain Austria, Belgia, Bulgaria, Kroasia, Cekoslovakia, Denmark, Prancis, Jerman, Yunani, Italia, Belanda, Polandia, Portugal, Spanyol, Swedia, Inggris.

3)       Di benua Asia, antara lain India, Iran, Israel, Jepang, Korea Selatan, Filipina, Taiwan, Thailand, Turki, Malaysia, Singapura.

4)        Kepulauan Oceania, antara lain Australia dan Selandia Baru.

5)      Di benua Afrika, sistem ekonomi ini terbilang masih baru. Negara yang menganut antara lain Mesir, Senegal,  Afrika Selatan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar