Setelah jembatan barelang, Batam
masih menyimpan banyak destinasi wisata yang sangat menarik khususnya bagi yang
senang melakukan travelling. Salah satunya adalah Kampung Vietnam. Jangan
mengira bahwa tempat ini merupakan perkampungan yang dihuni oleh imigran-imigran
yang berasal dari Vietnam. Sama sekali tidak!!!!
Kampung Vietnam terletak di Pulau
Galang. Kampung Vietnam merupakan salah satu tempat bersejarah yang dijadikan
sebagai objek wisata bagi masyarakat Batam untuk berlibur, termasuk saya
sendiri ketika sedang berlibur dan kembali ke Batam. Letaknya yang berada di
antara jembatan 5 ataupun jembatan 6, maka akses menuju tempat ini tidak lepas
melewati jembatan barelang. Menurut sejarah, tempat tersebut merupakan daerah
pengungsian para imigran Vietnam Selatan yang melarikan diri dari negaranya dikarenakan
adanya peperangan. Mereka melarikan diri dari kampung halamannya Vietnam
menggunakan perahu dan terdampar dipulau
Galang. Karena itu tidak jarang mereka disebut sebagai “manusia perahu”. Perjalanan
yang ditempuh pun menghabiskan waktu sampai berbulan-bulan. Tidak sedikit dari
mereka yang akhirnya kelelahan dan meninggal di dalam perjalanan. Namun, ada
juga yang masih dapat bertahan dan menghabiskan waktu mereka selama
berbulan-bulan di pulau tersebut.
Saat ini, keberadaannya sudah
tidak berpenghuni lagi. Letaknya yang jauh dari perkotaan membuat masyarakat
yang bermukim susah mendapatkan pasokan dan persediaan buat makan. Maka banyak
diantara mereka yang mengalami kelaparan dan meninggal dunia. Segala
peninggalan dijadikan sebagai objek wisata bagi wisatawan yang ingin megetahui
asal usul daerah tersebut. Ada kapal, gereja, musholla, rumah dan beberapa
kuburan yang dapat dilihat disana. Kondisinya sejauh ini masih baik. Namun,
kebersihannya saja yang kurang dirawat sehingga banyak sampah dedaunan yang
berserakan di sepanjang jalannya. Selama ini, pemerintah juga kurang peduli
terhadap keberadaannya. Kurangnya fasilitas dan promosi mengakibatkan semakin
sedikitnya wisatawan yang berkunjung untuk berwisata baik pada saat weekend
maupun saat hari libur nasional. Para wisatawan lebih memilih untuk berekreasi
di sepanjang jembatan barelang ketimbang di kampung Vietnamnya.
Selain itu, letaknya yang jauh
juga terkadang menjadi penghambat. Akses menuju kesana juga hanya dapat
ditempuh menggunakan kendaraan pribadi, baik motor maupun mobil. Namun harus
bersiap dengan keadaan bahan bakar yang terisi secara full. Perjalanan yang
ditempuh sangat memerlukan bahan bakar yang banyak dikarenakan jarak tempuhnya
tadi. Akan tetapi, setelah tiba tidak akan mengecewakan pengunjungnya untuk
menikmati salah satu situs bersejarah ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar